Dinas Kesehatan Lakukan Verifikasi Produk (TEFA) SMK dalam Rangka Penjaminan Mutu dan Keamanan Pangan
BERANDA
8/4/20252 min read


Batang, 22 Juli 2025. Dinas Kesehatan Kab. Batang melaksanakan kunjungan verifikasi produk kasya herbatech (Teh Herbal yang dikembangkan oleh SMK Al Sya’iriyah Limpung. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan oleh siswa memenuhi standar keamanan pangan dan layak edar. Verifikasi ini juga menjadi bagian dari pembinaan dan pengawasan produk inovasi sekolah yang berpotensi dipasarkan secara komersial.
Latar Belakang Kegiatan Verifikasi
Teaching Factory (TEFA) merupakan program unggulan di SMK yang bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata bagi siswa dalam memproduksi barang atau jasa sesuai dengan kompetensi keahliannya. SMK Al Sya’iriyah Limpung melalui jurusan Farmasi Klinis telah mengembangkan produk Teh Herbal yang diberi baranding Kasya Herbatech yang dibuat dari bahan-bahan alami seperti jahe, serai, daun sirih, atau rempah-rempah lokal.
Mengingat produk ini dikonsumsi masyarakat, Dinas Kesehatan melakukan peninjauan langsung untuk memverifikasi: Keamanan bahan baku – Apakah bahan yang digunakan bebas dari zat berbahaya. Proses produksi – Apakah sudah memenuhi standar Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Labeling dan kemasan – Apakah mencantumkan informasi gizi, izin edar (jika diperlukan), dan masa kedaluwarsa. Kebersihan lingkungan produksi – Termasuk sanitasi dan higienitas pengolahan.
Proses Verifikasi oleh Tim Dinas Kesehatan
Tim dari Dinas Kesehatan Kab. Batang yang dipimpin oleh Ibu fitri Staf Bidang Sumber Daya Kesehatan atau Pengawas Farmasi melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap: Fasilitas Produksi meliputi Ruang pengolahan teh herbal, termasuk kebersihan peralatan dan sanitasi., enyimpanan bahan baku dan produk jadi. Termasuk juga Dokumentasi Produksi, meliputi Catatan proses pembuatan, termasuk takaran bahan dan suhu pengolahan dan Sertifikasi bahan baku (jika ada).Pengujian Sederhana meliputi Pemeriksaan pH, kadar air, dan uji organoleptik (warna, aroma, rasa). Jika diperlukan, sampel dibawa ke laboratorium Dinas Kesehatan untuk pengujian lebih lanjut. Dan yang terpenting lagi adalah Edukasi kepada Siswa dan Guru. Tim Dinas Kesehatan memberikan pembinaan tentang pentingnya keamanan pangan dan prosedur pengajuan izin P-IRT (Produk Industri Rumah Tangga) jika produk akan dipasarkan.
Sambutan Positif dari SMK
Kepala SMK Al Sya’iriyah Limpung, Hamam Nasrudin menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan dari Dinas Kesehatan. "Ini menjadi pembelajaran berharga bagi siswa kami. Mereka tidak hanya belajar memproduksi, tetapi juga memahami aspek legalitas dan keamanan produk. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas TEFA agar suatu saat bisa memenuhi standar industri," ujarnya.
Salah satu siswa, Akhmad Toifur mengungkapkan antusiasmenya: "Kami senang bisa belajar langsung dari ahlinya. Sekarang kami paham bahwa membuat produk herbal tidak hanya tentang rasa, tapi juga harus aman dan terstandar."
Hasil Sementara dan Rekomendasi dari Dinas Kesehatan
Setelah melakukan pemeriksaan, tim Dinas Kesehatan memberikan beberapa masukan, seperti: Perbaikan kemasan untuk mencegah kontaminasi. Pencantuman informasi lebih lengkap pada label (komposisi, nomor P-IRT, dan tanggal kadaluwarsa). Peningkatan higienitas selama proses produksi.
"Produk ini sangat potensial, terutama karena berbahan lokal. Jika sudah memenuhi semua persyaratan, kami akan mendukung pengurusannya agar bisa dijual lebih luas," jelasnya
Dampak dan Rencana Tindak Lanjut
Rizki Murtikasari, Kordinator TEFA SMK Al Sya’iriyah Limpung berharap bahwa Kegiatan ini dapat Meningkatkan kualitas produk TEFA SMK sehingga siap dipasarkan. “kami ingin Memperkuat kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan SMK dalam pengembangan produk kesehatan dan pangan serta Memberikan pengalaman nyata bagi siswa tentang prosedur keamanan pangan” imbuhnya
Dari hasil kegiatan ini, Murnik Asih selaku kordinator tim produksi SMK Al Sya’iriyah berencana untuk Mengadakan pelatihan lanjutan tentang standarisasi produk serta Memasarkan produk secara lebih luas melalui platform digital atau UMKM binaan sekolah. Verifikasi produk TEFA oleh Dinas Kesehatan merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa inovasi siswa SMK tidak hanya kreatif, tetapi juga aman dan berkualitas. Dengan dukungan dari pemerintah daerah, produk-produk SMK diharapkan dapat bersaing di pasar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.



